10 Mei = Hari Lupus SeDunia

Hari Lupus Sedunia 2022: Deteksi Dini Sebelum Terlambat

Setiap tahun, 10 Mei diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia atau World Lupus Day. Pada tahun 2022, Hari Lupus Sedunia mengangkat tema “Make Lupus Visible” yang artinya membuat lupus terlihat. Tema ini bermaksud memberikan pesan bahwa penyakit lupus tidak lagi dianggap sepele oleh sebagian orang karena kondisi penderita terlihat baik-baik saja, karena sebenarnya penyakit lupus dapat melemahkan penderita dari dalam tubuh sehingga penderita tidak dapat memprediksi kapan tubuhnya akan mengalami penurunan. dalam kondisi.

Peringatan Hari Lupus Sedunia berawal dari permintaan dana untuk penelitian penyakit lupus dan peningkatan pelayanan pasien oleh komunitas lupus dari 13 negara di dunia. Kemudian mulai tahun 2004 yang bertepatan dengan Kongres Internasional ke-7, Federasi Lupus Sedunia menetapkan tanggal 10 Mei sebagai Hari Lupus Sedunia dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit mematikan ini.

Lupus merupakan penyakit autoimun yang menyerang organ tubuh yang dapat menyebabkan kematian. Dalam keadaan normal sistem imun bertugas mempertahankan diri dari ancaman bakteri, virus, jamur dan lain-lain. Namun, penyakit lupus atau autoimun ini justru menyerang organ tubuh manusia.

Penyebab lupus mungkin karena kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Orang dengan predisposisi lupus dapat mengembangkan penyakit ini ketika mereka bersentuhan dengan sesuatu di lingkungan yang dapat memicu lupus, beberapa pemicu potensial ini meliputi:

  1. Sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat menyebabkan lesi kulit (kerusakan di area kulit) pada lupus atau memicu respons internal pada orang yang rentan terhadap lupus.
  2. Infeksi. Mendapatkan infeksi juga dapat menyebabkan lupus atau kambuhnya penyakit pada beberapa orang.
  3. Narkoba. Lupus juga dapat dipicu oleh jenis obat tertentu, seperti obat tekanan darah, obat anti kejang, dan antibiotik. Orang yang menderita lupus akibat minum obat biasanya sembuh setelah berhenti minum obat.

10 Mei = Hari Lupus SeDunia

Diketahui berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penderita lupus paling banyak adalah wanita dari kelompok usia 15-50 tahun, meskipun lupus juga bisa menyerang pria, anak-anak, dan remaja.

Beks, penyakit lupus ini dikenal sebagai penyakit seribu wajah karena sampai saat ini penyakit ini belum diketahui secara jelas apa penyebabnya dan memiliki gejala yang berbeda pada setiap penderitanya, sehingga seringkali menyebabkan kesalahan dalam mencoba mengenalinya. Namun, Anda dapat mendeteksi lupus sejak dini dengan mengenali gejala-gejala berikut:

  1. Demam +38 derajat tanpa alasan yang jelas
  2. Merasa lelah dan sangat lemah
  3. Peka terhadap sinar matahari
  1. Rambut rontok
  2. Ruam Kemerahan berbentuk kupu-kupu yang menjalar dari hidung hingga hidung
  3. ruam pada kulit
  4. yang tidak hilang terutama pada langit-langit mulut
  5. , nyeri dan bengkak pada persendian terutama pada lengan dan tungkai, mengenai lebih dari 2 persendian dalam jangka waktu yang lama,
  6. ujung jari tangan dan kaki pucat hingga biru ketika udara dingin
  7. terasa nyeri di dada, terutama saat berbaring dan menarik napas dalam-dalam,
  8. kejang-kejang atau kelainan saraf lainnya
  9. hasil laboratorium abnormal berdasarkan saran dokter.

Jika pasien mengalami minimal 4 gejala tersebut di atas, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter di Puskesmas atau Rumah Sakit agar dapat dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

Nah, sekarang jangan anggap remeh lupus ya, Supli news. Mari kita tingkatkan kesadaran dan dukungan untuk Odapus dan keluarganya bersama-sama. Sekali lagi Selamat Hari Lupus Sedunia, salam sehat Dari Supli news.

 

About admin

Check Also

Kelebihan Investasi Emas

Kelebihan Investasi Emas

Kelebihan Investasi Emas   Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang sederhana. karena siapa saja …